Categories: hobi

Yah! Ternyata Elon Musk Hobi Bungkam Suara Karyawan Tesla CNBC Indonesia

Share

JAKARTA, CNBC INDONESIA – CEO Tesla Elon Musk berjanji akan menjadikan Twitter sebagai tempat di mana semua orang dapat berbicara dengan bebas. Apalagi setelah salah satu orang terkaya itu resmi membeli Twitter seharga $44 miliar.

"Kebebasan berbicara adalah landasan dari demokrasi yang berfungsi, dan Twitter adalah tempat untuk membahas isu-isu penting bagi masa depan umat manusia," kata Musk.

Jauh sebelum dia turun ke Twitter, Musk menyatakan dirinya sebagai pendukung kebebasan berbicara. Misalnya, ia membela diri dengan gugatan pencemaran nama baik setelah menyebut kritikus pedofilia yang disebut pedofil. Castor tidak dihukum karena kecelakaan itu.

Namun, seperti dicatat oleh The Atlantic, Bloomberg, dan lainnya, kampanye kebebasan berbicara Musk tampaknya hanya terkait dengan pidatonya. Faktanya, TechDirt mengklaim bahwa tidak ada pemahaman serius tentang kebebasan berbicara Musk.

Diketahui bahwa pekerja Kasturi tidak mentolerir kebebasan berbicara. Alasan. Ketika Tesla memecat karyawannya, mereka diminta untuk menandatangani kontrak tanpa tenggat waktu agar tidak mengecewakan perusahaan.

Kesepakatan semacam itu tidak dilarang di industri, tetapi Musk menganggap dirinya sebagai pendukung kebebasan berbicara, misalnya.

Pada saat yang sama, salinan kesepakatan Tesla itu, yang dibagikan oleh mantan karyawan yang dipecat pada 2018 (yang tidak menandatangani kesepakatan), berbunyi:

"Anda setuju untuk tidak mengabaikan Tesla, produk Perusahaan atau pejabat, direktur, karyawan, pemegang saham, agen, afiliasi, anak perusahaan mereka dengan cara apa pun yang akan merusak bisnis, reputasi bisnis, atau reputasi pribadi mereka."

Dalam dokumen tersebut, Tesla juga meminta pensiunan karyawan untuk merahasiakan detail kontrak mereka. Terutama dari para pengacara, akuntan atau keluarganya, bahkan karyawan Tesla.

Seperti kebanyakan perusahaan besar, Tesla ingin karyawannya menandatangani perjanjian arbitrase.

Artinya, untuk dapat berbicara dengan pembenaran di pengadilan, di mana pidatonya menjadi bagian dari arsip publik, pegawai harus terlebih dahulu dibebaskan dari perjanjian arbitrase oleh hakim.

"Ketentuan perjanjian ini akan dirahasiakan oleh Anda dan tidak akan diungkapkan atau diungkapkan dengan cara apa pun," kata perjanjian itu.

[Gumbas: CNBC Video] (dce / dce)

Published by
Admin
Tags: hobi

Recent Posts

Sekelumit Cinta Segitiga Dini Nurdiani Berujung Pembunuhan Berencana Detik

Jakarta - Misteri hilangnya wanita berusia 26 tahun bernama Dini Nordian berusia 26 tahun yang…

19 hours ago

Biar Gak Bosen Puasanya, Nih 7 Game Online Terbaik Di Bulan Ramadan Tahun 2022 IniSumedang.Com

INISUMEDANG.COM - Selama Ramadhan, kecuali sahur dan buka puasa bersama. Ngabubur juga merupakan waktu yang…

1 day ago

10 Drakor Terpopuler Di Minggu Ketiga April 2022, Our Blues Bertahan Di Puncak Kontan

Bizim Blues, salah satu daripada 10 drama paling popular pada minggu ketiga April 2022, mengungguli…

2 days ago

Kasus Hepatitis Akut Di Indonesia, 5 Anak Meninggal, Dan Kasus Terbanyak Di Jakarta

JAKARTA, Indonesia, hepatitis akut, 5 anak meninggal, dan kasus terbanyak di Jakarta - Indonesia merupakan…

6 days ago

Gak Di China Gak Di Indonesia, Saham Sektor Teknologi SamaSama Ambles!

Baik di China maupun di Indonesia, sektor teknologi sedang tenggelam! , Jakarta - Tekanan pada…

6 days ago

Edukasi Gaming: Kenali Tujuan Anak Dan Remaja Bermain Game Online

Transformasi dunia game terjadi dengan sangat cepat. Anak-anak kota khususnya sudah tidak asing lagi dengan…

1 week ago