Categories: kesehatan

Sebabkan Masalah Kesehatan Serius, Wamenkes : Rokok Elektrik Sama Bahayanya Dengan Rokok Konvensional Kementerian Kesehatan

Share

Jakarta, 1 Juni 2022

Dalam beberapa tahun terakhir, rokok elektrik menjadi sangat populer di kalangan remaja. Rokok elektrik dianggap sebagai alternatif yang sehat untuk rokok tradisional karena mengandung lebih sedikit nikotin.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saxono Harbuvono mengatakan konsep itu sama sekali tidak tepat. Rokok elektrik sama berbahayanya dengan rokok biasa. Rokok elektrik mengandung nikotin, bahan kimia dan racun/bau/bau beracun.

Penggunaan obat-obatan ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius di masa depan, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, paru-paru, TBC dan lain-lain.

“Rokok elektrik sama berbahayanya dengan rokok biasa. Baik sekarang maupun di masa depan sama-sama berbahaya, dan tidak ada perbedaan antara bahaya merokok biasa karena masalah sosial ekonomi yang dapat ditimbulkan oleh rokok elektrik. Aktivitas merokok,” Menteri Kesehatan RI 2021 (GATS 2021) Menteri Kesehatan RI tentang Penggunaan Tembakau dalam siaran persnya, Selasa (31/5).

Wakil Menteri Kesehatan mengatakan, penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja juga berkontribusi terhadap peningkatan rokok elektrik di Indonesia.

Menurut Adult Tobacco Survey (GATS) pada tahun 2021, insiden rokok elektrik meningkat dari 0,3% (2011) menjadi 3% (2021). Sementara itu, jumlah perokok muda usia 13-15 tahun meningkat 19,2%. Assisten Sekda berharap temuan ini dapat menjadi dasar untuk bersama-sama berhenti merokok di kalangan pemangku kepentingan dan masyarakat, khususnya orang tua, khususnya anak muda.

Jika tidak segera dicegah, dikhawatirkan akan meningkatkan kebiasaan merokok di kalangan generasi muda dan menimbulkan masalah kesehatan yang serius di kemudian hari.

Wamenkes berharap, “Hasil survei GATS dimaksudkan sebagai sarana edukasi berbasis keluarga yang bertujuan untuk mencegah masyarakat merokok dan membelanjakan uangnya untuk makanan sehat dan kegiatan sehat daripada merokok. . . " .

Hotline Virus Corona 119 ed 9. Pesan ini disampaikan oleh Departemen Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Halo Health Department di 1500-567, SMS 081281562620, Fax (021) 5223002, 52921669 dan contact@kemkes.go.id (MF).

Kepala Departemen Komunikasi dan Pelayanan Publik

Dr. Widyawati, MKM

Workshop Pendidikan Kesehatan DWP UNY 9 April 2022

Published by
Admin
Tags: kesehatan

Recent Posts

Petik Buah Dari Hobi Meneliti RADAR SEMARANG

RDARSEMARANG.ID, Antusias, tiga lulusan Universitas Kristen Satya Vacana (UKSW) memulai studinya berbeda dengan mahasiswa lainnya.…

4 hours ago

Comeback Lewat ‘WHY HER’, Ini 6 Drakor Seo Hyun Jin Dengan Karakter Paling Memorable

Kapanlagi.com - Menurut Good Data Corporation, Seo Hyun Jin menjadi salah satu aktor Korea tersukses…

12 hours ago

Relawan TIK Sidoarjo Lakukan Pemberdayaan Teknologi Pada Masyarakat Sekitar

Volunteers of Information and Communication Technologies (TIC) adalah organisasi yang bertujuan membantu pemerintah menyebarkan penggunaan…

20 hours ago

Traveloka Perluas Fasilitas Akses Layanan Kesehatan Republika Online

Traveloka telah diunduh ratusan juta kali. Traveloka memperluas akses layanan kesehatan online dari Republik Jakarta…

1 day ago

Cloudy With A Chance Of Meatballs: Kesesuaian Teknologi Flint Dengan Masa Depan

Meatball Cloud adalah film adaptasi tahun 1978 dari buku anak-anak Judy Ron Barrett. Skenarionya ditulis…

2 days ago

Toyota Indonesia Ajak Masyarakat Bedah Teknologi Veloz Terbaru

Jakarta, Toyota Indonesia Ajak Asosiasi Veloz untuk Teknologi Bedah Terbaru - Toyota Gelar Pameran bertajuk…

2 days ago