Categories: berita

PT KAI Berencana Tutup Pelintasan Sebidang Tempat Tabrakan Maut Avanza Dan KA Argo Sindoro Terjadi

Share

JAKARTA, PT KAI berniat memblokir lintasan pesawat yang bertabrakan dengan Awanza pada Selasa (21/6/2022) Awanza Argo Sindoro.

Eva Chayrounisa, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, mengatakan penutupan itu dilakukan untuk melindungi tetangga.

“Penutupan pertigaan ilegal ini tentunya merupakan bagian dari dukungan KAI terhadap keselamatan kereta api umum,” kata Eva, Selasa (21 Juni 2022).

Penutupan ini sesuai dengan ketentuan Pasal 23 UU Perkeretaapian 2007, khususnya Pasal 94, yang mengatur:

(1) Perlintasan tidak sah untuk keselamatan kereta api dan pengguna jalan harus diblokir;

(2) Pemblokiran lalu lintas bebas menurut ayat 1 dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Negara Bagian.

PT KAI memprediksi penutupan lorong yang menewaskan satu orang akibat tabrakan antara Avanza dan Argo Sindoro ketika kereta jarak jauh Avanza tertangkap di dekat stasiun Tambun.

Eva meminta maaf kepada pengguna layanan penyebab kecelakaan.

Dia meminta pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut.

“Pekerja jalan harus lebih berhati-hati saat melintasi perbatasan. “Sebelum Anda pergi, lihat kiri dan kanan. Demi keselamatan masing-masing, selalu gunakan gerbang dinas yang ada plang dan rambunya,” kata Eva.

Sebuah minibus antarkota Toyota rusak pada hari Selasa di dekat stasiun kereta Tambun di distrik Semarang-Gambir, wilayah Bekas.

Menurut Sucherman (51), juru kunci Lorong Bambanga, mesin mobil berhenti saat melintasi jalur lorong.

"Mobil itu baru saja menyeberang jalan menuju Stadion Chikarang ketika mesin (mobil) mati," kata Bambang yang terluka di lokasi kecelakaan, Selasa.

PT KAI berencana menutup simpang di lokasi tabrakan maut antara Avanza dan Argo Sindoro. Ibu dan anak itu harus berlari sebelum kereta api bertabrakan dengan Avanzara, saat mereka sedang duduk di Tamban.

Saat mesin mobil berhenti, kereta mendekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Bambang mengatakan, istri dan anak korban berada di dalam mobil.

Namun, sebelum mesin mati, anak dan istri korban lolos dan selamat dari kecelakaan tersebut.

“Ada tiga orang di sana.” Syukurlah, saat mobil berhenti, ibu dan anak itu keluar lebih dulu, tetapi korban tidak sempat duduk. Mungkin dia masih ingin menyalakan mobilnya,” kata Bambang.

Penduduk setempat yang melakukan kejahatan juga meneriaki korban, tetapi korban tidak dapat melarikan diri.

"Ketika mobil berhenti, penduduk setempat berteriak bahwa mereka tidak punya waktu untuk keluar," tambahnya.

Dapatkan update harian berita terpilih di Kompas.com berita terbaru . Ayo gabung di newsgroup Kompas.com Telegram https://t.me/kompascomupdate . Untuk memulai, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Published by
Admin
Tags: berita

Recent Posts

Petik Buah Dari Hobi Meneliti RADAR SEMARANG

RDARSEMARANG.ID, Antusias, tiga lulusan Universitas Kristen Satya Vacana (UKSW) memulai studinya berbeda dengan mahasiswa lainnya.…

5 hours ago

Comeback Lewat ‘WHY HER’, Ini 6 Drakor Seo Hyun Jin Dengan Karakter Paling Memorable

Kapanlagi.com - Menurut Good Data Corporation, Seo Hyun Jin menjadi salah satu aktor Korea tersukses…

13 hours ago

Relawan TIK Sidoarjo Lakukan Pemberdayaan Teknologi Pada Masyarakat Sekitar

Volunteers of Information and Communication Technologies (TIC) adalah organisasi yang bertujuan membantu pemerintah menyebarkan penggunaan…

21 hours ago

Traveloka Perluas Fasilitas Akses Layanan Kesehatan Republika Online

Traveloka telah diunduh ratusan juta kali. Traveloka memperluas akses layanan kesehatan online dari Republik Jakarta…

1 day ago

Cloudy With A Chance Of Meatballs: Kesesuaian Teknologi Flint Dengan Masa Depan

Meatball Cloud adalah film adaptasi tahun 1978 dari buku anak-anak Judy Ron Barrett. Skenarionya ditulis…

2 days ago

Toyota Indonesia Ajak Masyarakat Bedah Teknologi Veloz Terbaru

Jakarta, Toyota Indonesia Ajak Asosiasi Veloz untuk Teknologi Bedah Terbaru - Toyota Gelar Pameran bertajuk…

2 days ago