Categories: berita

PPP Minta Polri Berhatihati Usut Kasus Khilafatul Muslimin Detik

Share

Jakarta –

Abd al-Qadir Barqa Halaftul ditangkap sebagai pemimpin tertinggi umat Islam atas tuduhan menyebarkan desas-desus palsu dan melanggar hukum Urmas. SPS menghormati aparat penegak hukum Khilafah Islamiyah, tetapi juga mengingatkan polisi untuk berhati-hati dalam hal ini.

“PSC meminta polisi untuk tidak menyelidiki masalah suksesi umat Islam, yang seharusnya tidak mengarah pada pernyataan anti-Islam di masyarakat. / 7/2022) kata anggota parlemen PPP Ursul Sunny kepada wartawan.

Dia meminta polisi khilafah untuk lebih sensitif dalam memberikan informasi tentang masalah umat Islam. Sebab, menurut dia, perlu kehati-hatian untuk mencegah munculnya politik identitas dari kalangan masyarakat tertentu saat melakukan tindakan terhadap kelompok Islam tertentu.

“PSC mengakui bahwa setiap kelompok yang melanggar hukum perlu dilawan, tetapi kehati-hatian masih diperlukan karena politik identitas kita terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, berbagi persatuan dan integritas kita sebagai sebuah bangsa,” katanya.

Muhammad ditangkap oleh pemimpin Muslim Khalaftul.

Pemimpin tertinggi "Kekhalifahan Muslim" Abd al-Qadir al-Barja ditangkap karena dicurigai menyebarkan desas-desus palsu dan melanggar hukum Urmas. Abdelkader kini telah ditangkap.

"Ya langsung ditangkap," kata Bulda, Humas Metro Gaya Combs e Zulpan, di Mapolres Metro Gaya, Selasa (7/6).

Abdul Qadeer Barja ditangkap di Lampung pagi ini pukul 06.30 WIB. Bolda akan ditangkap di penjara Metro Guy.

Abdul Qadeer Barjari Pasal 62 Ayat 2 Ayat 82 Ayat 2 Ayat 2 Ayat 14 Ayat 2 / atau Para 15 Para 20 / atau Undang-Undang Republik Indonesia 2017 Pasal 82, Para 15. Klausul I, Klausul I Para 1946 2. Perundang-undangan dengan hukuman penjara tahunan.

Khilafah Muslim Ingin Panchila Jadi Khilafah

Zulpa mengatakan, penangkapan Abdul Qadir Barji di Kuang (Jakarta Timur) pada Minggu (29 Mei) tidak hanya terkait dengan umat Islam Khilafah. Zulpan mengatakan kelompok itu ingin mengganti Pankashila dengan kekhalifahan.

“Partai ini mengusulkan khilafah sebagai alternatif Pancasila, itu bertentangan dengan UUD 1945,” kata Zulpan.

Saksikan video rentetan penangkapan pemimpin Khilafah Islamiyah.

[Gambar: video 20 detik]

(depan / identitas.)

Published by
Admin
Tags: berita

Recent Posts

Petik Buah Dari Hobi Meneliti RADAR SEMARANG

RDARSEMARANG.ID, Antusias, tiga lulusan Universitas Kristen Satya Vacana (UKSW) memulai studinya berbeda dengan mahasiswa lainnya.…

4 hours ago

Comeback Lewat ‘WHY HER’, Ini 6 Drakor Seo Hyun Jin Dengan Karakter Paling Memorable

Kapanlagi.com - Menurut Good Data Corporation, Seo Hyun Jin menjadi salah satu aktor Korea tersukses…

12 hours ago

Relawan TIK Sidoarjo Lakukan Pemberdayaan Teknologi Pada Masyarakat Sekitar

Volunteers of Information and Communication Technologies (TIC) adalah organisasi yang bertujuan membantu pemerintah menyebarkan penggunaan…

20 hours ago

Traveloka Perluas Fasilitas Akses Layanan Kesehatan Republika Online

Traveloka telah diunduh ratusan juta kali. Traveloka memperluas akses layanan kesehatan online dari Republik Jakarta…

1 day ago

Cloudy With A Chance Of Meatballs: Kesesuaian Teknologi Flint Dengan Masa Depan

Meatball Cloud adalah film adaptasi tahun 1978 dari buku anak-anak Judy Ron Barrett. Skenarionya ditulis…

1 day ago

Toyota Indonesia Ajak Masyarakat Bedah Teknologi Veloz Terbaru

Jakarta, Toyota Indonesia Ajak Asosiasi Veloz untuk Teknologi Bedah Terbaru - Toyota Gelar Pameran bertajuk…

2 days ago