Categories: Informasiteknologi

Peran Teknologi Dalam Meningkatkan Profesionalisme Perawat Di Masyarakat

Share

Peran Teknologi Dalam Meningkatkan Profesionalisme Perawat Di Masyarakat

Ketika seseorang memutuskan untuk memilih pendidikan dan karir keperawatan. Pemikiran pertama kali yang muncul di benak kebanyakan orang adalah bahwa tugas perawat adalah memberikan pengobatan, membantu pasien dalam proses pemulihan fisik. Dan menjadi mitra yang baik Untuk dokter.

Namun pendapat ini masih terlalu tidak sebanding untuk menggambarkan sosok seorang perawat. Keperawatan adalah suatu profesi yang berusaha melakukan hal yang sangat baik dan memberikan pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang komprehensif kepada orang sehat maupun sakit yang mencakup semua proses kehidupan manusia.

Sebagai suatu profesi, perawat harus memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar. Namun, kecerdasan, pengetahuan, disiplin dan keterampilan tidak cukup menjadi indikator untuk menjadi perawat profesional. Seorang perawat terdaftar memiliki nilai-nilai profesional yang dia junjung dan yakini sebagai kebijakan dan panduan dalam melaksanakan tanggung jawabnya. Watson (Berman, 2016) memaparkan empat nilai penting keperawatan, yaitu:

  1. Komitmen yang kuat untuk melayani, kemauan untuk membantu
  2. Menghormati harkat dan martabat setiap orang
  3. Komitmen terhadap pendidikan
  4. Kebebasan profesional.

Di sisi lain, kita sekarang ini sedang menghadapi zaman di mana teknologi semakin mempengaruhi kehidupan masyarakat dalam banyak hal. Dari pekerjaan umum hingga pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan keterampilan khusus, teknologi telah memengaruhi segalanya. Dimulai dari media komunikasi informasi. Teknologi bisnis telah mendominasi dan pertumbuhan pesat dalam layanan medis dan keperawatan pun tidak terkecuali.

Semakin banyak tenaga manusia yang terbantu atau bahkan tergantikan oleh teknologi komputer dan mesin cerdas yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) di perangkatnya. Hal ini menuntut perawat untuk bersedia mengadaptasi diri mereka dengan teknologi. Hal ini agar dapat untuk menunjukkan kehadiran dan profesionalisme mereka di masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Jadi apa manfaat teknologi dari perspektif keperawatan?

Teknologi dapat diibaratkan seperti dua mata pisau, dimana teknologi tersebut dapat bermanfaat di satu sisi, namun di sisi lain jika tidak digunakan dengan bijak juga dapat merugikan pemakainya. Efek positif dari teknologi, kita sekarang diliputi oleh informasi dan pengetahuan secara luas. Perawat masa kini sangat mudah dan cepat untuk mendapatkan pengetahuan atau informasi terbaru di mana dan kapan pun. Kita dapat memperoleh pengetahuan tanpa pergi ke lembaga pendidikan. Hal ini yang memungkinkan perawat untuk terus meningkatkan pengetahuan terbaru mereka tentang keperawatan.

Teknologi telah membawa kita ke era media sosial. Jika perawat cukup pintar untuk menggunakan media sosial, dapat memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah untuk meningkatkan hubungan antar individu dan menciptakan citra positif individu dan masyarakat. Membangun kepercayaan masyarakat dan menjadi sarana promosi kesehatan. Perawat juga harus memiliki pemahaman tentang penggunaan teknologi informasi.

Dan harus selalu menggunakan etika dan keterampilan komunikasi dengan baik dan benar. Perawat harus dapat menyaring semua informasi yang masuk dengan mempertanyakan kebenaran informasi tersebut. Sehingga dapat menjelaskan keakuratan, keandalan dan keakuratan informasi tersebut. Kami dapat berbagi informasi yang berguna dengan publik di jejaring sosial untuk meningkatkan kesehatan mereka.

Perkembangan Teknologi Kecerdasan AI Dalam Bidang Perawat Kesehatan

American Association of College of Nursing menganjurkan penggunaan teknologi dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan praktik klinis perawat: teknologi perawatan pasien, sistem informasi, dan perangkat komunikasi yang membantu dalam menyediakan praktik keperawatan yang aman bagi mereka.

Contoh teknologi informasi yang digunakan dalam keperawatan termasuk Electronic Health Record (EHR), Sistem Informasi Rumah Sakit (HIS), dan Sistem Informasi Keperawatan (NIS). Tujuan utama dari sistem informasi adalah untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan sebagai cara untuk menyimpan informasi pasien yang akurat, aman dan rahasia. Yang kemudian dikembangkan sebagai mesin perubahan di bidang keperawatan.

Seperti halnya NIS, Sistem Informasi Keperawatan merupakan pengembangan dari teknologi informasi di bidang keperawatan. Aplikasi ini menggabungkan keperawatan, teknologi informasi dan ilmu komputer untuk mengelola dan mengolah data dalam pengetahuan untuk digunakan dalam praktik keperawatan.

Dengan tujuan akhir diantaranya adalah :

  • Mengembangkan layanan keperawatan yang lebih baik untuk keselamatan pasien,
  • Sistem memfasilitasi asuhan keperawatan dan dokumentasi untuk pembelajaran lebih mendalam,
  • Meningkatkan kualitas standar asuhan keperawatan, dan
  • Meningkatkan kolaborasi keperawatan dengan profesional perawatan kesehatan yang lebih terampil guna membantu perawat mencapai alur kerja yang lebih efisien.

Bisakah perawat bekerja dengan teknologi dan komputer?

Saat menggunakan teknologi, perawat hanya perlu percaya diri, memiliki gagasan yang baik tentang aktivitas dasar komputer dan langkah-langkah menggunakan sistem EHR, memiliki kesabaran untuk mempelajarinya berulang kali dan melakukannya dalam pekerjaan yang dapat diterima.

Hal Ini dapat memberikan wawasan tentang sifat nilai-nilai profesionalisme. Selain itu, perilaku kita harus terbuka untuk berubah, sebagai konsep pembelajaran seumur hidup yang sebanding dengan teknologi dan keperawatan. Perkembangan itu akan berubah dengan cepat dan sebagai profesi vital di bidang kesehatan ada baiknya perubahan tersebut harus di ikuti dengan konsisten.

Tahapan pengembangan sistem informasi dan strategi keperawatan

Published by
Admin

Recent Posts

Petik Buah Dari Hobi Meneliti RADAR SEMARANG

RDARSEMARANG.ID, Antusias, tiga lulusan Universitas Kristen Satya Vacana (UKSW) memulai studinya berbeda dengan mahasiswa lainnya.…

5 hours ago

Comeback Lewat ‘WHY HER’, Ini 6 Drakor Seo Hyun Jin Dengan Karakter Paling Memorable

Kapanlagi.com - Menurut Good Data Corporation, Seo Hyun Jin menjadi salah satu aktor Korea tersukses…

13 hours ago

Relawan TIK Sidoarjo Lakukan Pemberdayaan Teknologi Pada Masyarakat Sekitar

Volunteers of Information and Communication Technologies (TIC) adalah organisasi yang bertujuan membantu pemerintah menyebarkan penggunaan…

21 hours ago

Traveloka Perluas Fasilitas Akses Layanan Kesehatan Republika Online

Traveloka telah diunduh ratusan juta kali. Traveloka memperluas akses layanan kesehatan online dari Republik Jakarta…

1 day ago

Cloudy With A Chance Of Meatballs: Kesesuaian Teknologi Flint Dengan Masa Depan

Meatball Cloud adalah film adaptasi tahun 1978 dari buku anak-anak Judy Ron Barrett. Skenarionya ditulis…

2 days ago

Toyota Indonesia Ajak Masyarakat Bedah Teknologi Veloz Terbaru

Jakarta, Toyota Indonesia Ajak Asosiasi Veloz untuk Teknologi Bedah Terbaru - Toyota Gelar Pameran bertajuk…

2 days ago