Ok3n7xsvdiodrm

Nadiem Hapus Tes Mata Pelajaran Untuk Masuk PTN CNN Indonesia

Ok3n7xsvdiodrm

Jakarta, CNN Indonesia.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadi Makarim membatalkan ujian mata pelajaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

Nadi telah merancang tiga cara untuk masuk PTN: seleksi berbasis prestasi, tes akademik dan tes mandiri yang dilakukan oleh masing-masing universitas.

Seleksi tes sekolah akan menguji kemampuan kognitif, penalaran matematis, literasi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Tes tersebut berbeda dengan Seleksi Gabungan Masuk PTN (SBMPTN) yang dilakukan selama ini.

"Kali ini berbeda. Tidak ada lagi ujian mata pelajaran dalam kumpulan ini, hanya ujian sekolah yang mengukur empat hal,” kata Nadi dalam artikel yang dimuat Rabu (7/9).

Dua jalur lainnya, yakni melalui prestasi dan self assessment PTN, dipastikan tidak akan memvalidasi ulangan mata pelajaran.

Kemendikbud juga menegaskan tidak ada pembedaan antara ilmu alam dan ilmu sosial dalam pemilihan perguruan tinggi negeri.

“Selanjutnya mahasiswa perlu memahami bahwa semua mata pelajaran itu penting dan membangun prestasinya sesuai minat dan bakatnya,” kata Nadi.

Nadi mengatakan seleksi merit akan menggantikan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Melalui jalur SNMPTN, pendaftar sebelumnya dibagi berdasarkan jurusan pendidikan menengah.

Sekarang hanya 50 persen dari rata-rata laporan yang memilih jalur pencapaian, dengan 50 persen sisanya diukur dengan komponen minat dan bakat.

“Dengan cara ini, siswa didorong untuk fokus pada pembelajaran umum dan menemukan minat dan bakat mereka sejak dini,” katanya.

Sementara itu, dalam ujian mandiri masing-masing PTN, pemerintah akan menyelenggarakan seleksi mandiri yang lebih transparan. PTN juga perlu melakukan beberapa hal sebelum dan sesudah pemilihan otomatis.

Sebelum melakukan uji mandiri, PTN harus menyatakan beberapa hal, mulai dari biaya yang diperlukan untuk setiap studi/fakultas; cara uji penghitungan besaran biaya atau cara penetapan besaran biaya yang harus dibayar calon terpilih;

Kemudian, setelah tes, TCP wajib mengumumkan jumlah calon yang lolos seleksi dan sisa kuota yang belum terisi, jangka waktu penarikan peserta tes dan tata cara penolakan hasil seleksi.

(tr/ca)

[Gambas. video CNN]

PB IDI Syariah Profesional Keras Lulusan Asing, FDSP Ngadu DNR Ke RI

error: Content is protected !!