Categories: kesehatan

Luncurkan BGSi, Kemenkes Ingin Diagnosis Kesehatan Rinci Lewat Genome Sequencing Internasional Kontan

Published by
Admin
Share

Reporter: Ratih Vaseso Diterbitkan oleh Harleena Kartika Devi

Kemenkes cari diagnosis kesehatan yang akurat melalui peluncuran cache sequencing genom internasional dengan meluncurkan BGSi – Inisiatif Penelitian Biomedis dan Genomik (BGSI) resmi diluncurkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) DKI Jakarta Budi Gunadi Sadykin.

Dengan bantuan platform genome sequencing, teknologi tersebut dapat menganalisis tubuh manusia secara detail, terutama dari segi kesehatan, kata Budi.

BGSI dapat melihat masalah kesehatan setiap pasien secara detail. Akibatnya, perawatan pasien juga akan disesuaikan dengan kondisinya. Mirip dengan apa yang bisa dicapai dengan bantuan obat-obatan.

“Agar setiap orang dapat menerima pengobatan yang disesuaikan secara ketat dengan situasi spesifik mereka dan disesuaikan dengan penyakit mereka. Setiap orang memiliki struktur DNA yang berbeda jika dilihat secara individu dan sangat tepat,” kata Budi pada presentasi BGSI hari Minggu (14/8).

Dengan diluncurkannya BGSI, Kementerian Kesehatan mencari diagnosis kesehatan yang akurat melalui sekuensing genom internasional Contmenkes Budi untuk membuat BGSI.

BGS juga akan mengetahui kemungkinan pasien menjadi sakit. Hal ini penting sebagai tindakan pencegahan. Pertama-tama, menghilangkan kemungkinan penyakit yang selama ini membebani pelayanan kesehatan.

Selain informasi kemungkinan pasien jatuh sakit, BGS bisa menambah koleksi produk organik di Indonesia. yang nantinya dapat digunakan dalam pengembangan obat di Indonesia. Data genom adalah dasar dari inovasi kesehatan masa depan.

Budi menjelaskan, perbedaan genetik antara orang Asia, bule, Amerika, dan lain-lain juga mempengaruhi perawatan kesehatan yang memadai. Jawaban atas pertanyaan ini akan diberikan oleh sekuensing genom.

Indonesia tidak akan menjadi satu-satunya pemain dalam pengembangan teknologi kedokteran melalui BGSi. BGSI akan bekerja sama dengan berbagai sektor termasuk universitas, perusahaan internasional dan lembaga penelitian.

Kemitraan ini bertujuan untuk mengantarkan Indonesia ke era bioteknologi medis dan kedokteran presisi.

“Kami tidak akan menjadi pemain tunggal. Kami akan berperan sebagai platform kolaboratif di mana universitas, startup, sektor swasta, organisasi internasional, lembaga penelitian akan dapat bekerja sama menggunakan platform ini”, tutupnya.

Lihat lebih banyak berita dan artikel di Google Berita.

Donasi, dapatkan voucher gratis!

Dukungan Anda akan meningkatkan motivasi kami untuk memberikan artikel yang bermanfaat dan berkualitas.

Sebagai tanda terima kasih atas perhatian Anda, kami mempersembahkan gift certificate yang dapat digunakan untuk pembelian di toko KONTAN.

Published by
Admin
Tags: kesehatan

Recent Posts

Paham 11 Fungsi & Aspek iIlmu Estetika Terbaik

Kembali bersama Willoughers, Apakah pembaca Willough familiar dengan ilmu estetika. Kosakata Estetika kembali populer dengan… Read More

3 months ago

Hari Kesehatan Nasional Ke58 : Momentum Ingatkan Masyarakat Akan Kesehatan Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan

Jakarta, 8 November 2022 Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal 12 November. Kali ini,… Read More

3 months ago

3 Makanan Sehat Untuk Jaga Kesehatan Wanita Di Atas 40 Tahun Lifestyle

3 NUTRISI SEHAT UNTUK WANITA DI ATAS 40 GAYA HIDUP SEHAT - Tujuan utama dari… Read More

3 months ago

Pentingnya Literasi Digital Hadapi Kecanggihan Teknologi ANTARA Kalimantan Barat

Jakarta (Antara). Santi Indra Astuthi, Guru Besar Jurusan Komunikasi Universitas Islam Bangang, menekankan pentingnya literasi… Read More

3 months ago

Awal Mula Koalisi Pengusung Anies Hendak Deklarasi 10 November Hingga Batal Detik

Jakarta - NasDem seharusnya mengumumkan aliansi dengan Partai Demokrat (PD) dan PKS besok, 10 November.… Read More

3 months ago

5 Tips Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak CNN Indonesia

Jakarta, CNN, Indonesia. Game online atau game yang menggunakan internet membuat ketagihan tidak hanya untuk… Read More

3 months ago