Categories: game online

Jual Akun “Game Online” Palsu, Pelajar Di Ambon Dilaporkan Ke Polisi 2022

Share
image by antara – inews.id

Ambon Jual Akun “Game Online” Palsu, Pelajar Ambon Melapor ke Polisi – RP Kasus diselesaikan di luar pengadilan karena terdakwa dan pemohon masih berstatus pelajar. Pengungkapan kasus ini di awaku dengan pengaduan korban melalui aplikasi Salawaku Emarina.

Petugas Humas Polda Maluku (HOMAS) Combes Paul Mohammed mengaku telah menjual akun game online palsu kepada seorang mahasiswa di Samarinda, Kalimantan Timur dengan nama Rhomesrat RPS MSD (17).

Mahasiswa Ambon yang menjual akun “game online” palsu mengatakan kepada polisi bahwa video pengemudi mobil Grand Livina telah bocor.

Akibat kecelakaan itu, korban kehilangan uang tunai Rp2.000.000 dan akhirnya melaporkannya ke polisi.

Roma mengatakan korban pertama kali mencari melalui jejaring sosial untuk menemukan akun game online. Disinilah korban awal bertemu dan berhubungan dengan pelaku. Korban mungkin tertarik untuk membeli akun game online yang disediakan oleh pelaku melalui media sosial.

Setelah kesepakatan tercapai, korban menyerahkan uang tersebut kepada pelaku pada pertengahan Mei 2022.

Mahasiswa Ambon melapor ke polisi Angotot dengan menjual akun “game online” palsu. Satu tewas dalam kecelakaan sepeda motor TNI di Ambon

“Setelah menerima uang, terdakwa mengirimkan kepada korban akun game online. Namun akun game tersebut tidak sesuai dengan yang ada di histori akun. .

Menurut Roma, korban yang terlibat dalam penipuan mengambil nomor telepon polisi Malcolm. Pada 27 Mei 2022, setelah korban ditemukan, ia langsung mengajukan pengaduan ke Polsek Molekul untuk dimintai keterangan.

Saat itu, korban memberikan bukti riwayat dan transkrip percakapan dengan pelaku. Setelah menerima bukti chat dari korban. Operator kemudian melacak akun yang dilaporkan. Dalam cerita akun pelapor, ada sepeda motor dengan nomor polisi DE 3491 NJ. Atas instruksi operator mobil, mereka menggeledah kantor Samsat melalui Brigpol Taqwa.

Alhasil, alamat pemilik kendaraan diketahui. Mengetahui alamat pemilik sepeda motor, operator melaporkannya kepada tim agar Bhabinkamtibmas setempat, Bripka La Haris, dapat dihubungi melalui AKP Djafar Lessy. Selanjutnya, dia menanyakan keberadaan pelapor berdasarkan alamat yang ada. Polisi kemudian melacak akun pelaku dan menemukan pelaku di rumahnya.

Roma mengatakan pihak telah menyelesaikan masalah melalui mediasi, karena baik terdakwa dan korban masih mahasiswa. Rhomesrat kemudian mengembalikan 2 juta rupiah kepada korban.

“Solusinya damai, karena pelaku dan korban masih di bawah umur. Pelaku mengembalikan uang korban, dan korban memaafkan pelaku. Penjahat telah diinstruksikan untuk tidak mengulangi perbuatanmu,” pungkasnya.

Recent Posts

Petik Buah Dari Hobi Meneliti RADAR SEMARANG

RDARSEMARANG.ID, Antusias, tiga lulusan Universitas Kristen Satya Vacana (UKSW) memulai studinya berbeda dengan mahasiswa lainnya.…

4 hours ago

Comeback Lewat ‘WHY HER’, Ini 6 Drakor Seo Hyun Jin Dengan Karakter Paling Memorable

Kapanlagi.com - Menurut Good Data Corporation, Seo Hyun Jin menjadi salah satu aktor Korea tersukses…

12 hours ago

Relawan TIK Sidoarjo Lakukan Pemberdayaan Teknologi Pada Masyarakat Sekitar

Volunteers of Information and Communication Technologies (TIC) adalah organisasi yang bertujuan membantu pemerintah menyebarkan penggunaan…

20 hours ago

Traveloka Perluas Fasilitas Akses Layanan Kesehatan Republika Online

Traveloka telah diunduh ratusan juta kali. Traveloka memperluas akses layanan kesehatan online dari Republik Jakarta…

1 day ago

Cloudy With A Chance Of Meatballs: Kesesuaian Teknologi Flint Dengan Masa Depan

Meatball Cloud adalah film adaptasi tahun 1978 dari buku anak-anak Judy Ron Barrett. Skenarionya ditulis…

2 days ago

Toyota Indonesia Ajak Masyarakat Bedah Teknologi Veloz Terbaru

Jakarta, Toyota Indonesia Ajak Asosiasi Veloz untuk Teknologi Bedah Terbaru - Toyota Gelar Pameran bertajuk…

2 days ago