Categories: hobi

Hobi Adalah Hak

Published by
Admin
Share

Salah satu hak keluarga adalah memperbaiki diri, meningkatkan kualitas masing-masing pasangan. Padahal, konsep keluarga seharusnya dari saya untuk kita, dari saya untuk kita, dan dari saya untuk kita. Tapi kalau soal hobi, apakah hobi saya menjadi hobi kita?

Masih aman bagi pasangan yang memiliki kesamaan hobi karena tidak terlalu membutuhkan waktu dan tenaga ekstra saat pernikahan mendukung proses penguatan dan pengesahan hobi yang masih penting.

Masalahnya ketika suami istri memiliki hobi yang berbeda dan sulit untuk berkompromi, maka terciptalah “perasaan ewuh pakewuh” (semuanya salah), seperti dalam lirik lagu Kuikuti Ku Mati Emak Tak Diikuti Ku. Mati Bapak simalakama, sedang terjadi perang dingin di rumah, beliau bersikeras untuk melanjutkan hobinya ketika keduanya saling memperkosa, sedangkan sang istri memaksa suaminya untuk melepaskan hobinya.

MASUKKAN ISTRINYA

Suami istri adalah pasangan seperti tangan kanan dan kiri, jika tangan kanan mengayun dan tangan kiri mantap dan tidak mau berayun sama sekali, itulah bedanya. Tangan kanan terlalu berat untuk terus mengayun. Begitu pula dengan hobi suami yang tidak diterima oleh istri.

Masalahnya tidak hanya memuaskan hobi dengan bertindak kasar atau menuangkan air, sulit untuk mencapai puncak kepuasan dari yang diterapkan. Tidak ada bumbu penghangat, pemanis, hambar, kotor karena pesona gumbu seperti tepukan.

Mari kita bicara sebentar, suami suka bermain sepak bola (sepak bola), dan istri tidak menyukai hobi suaminya karena bahaya, bukan karena dia tidak setuju. Jadi, bunga kebahagiaan muncul ketika suami menikmati hobinya. Di rumah, seorang istri memikirkan keselamatan suaminya.

Tentu saja sikap istri, seperti dalam cerita di atas, adalah bentuk cinta, kasih sayang kepada suaminya, tidak ingin dia mengambil risiko menyakiti dirinya sendiri dan akhirnya menderita kesakitan, dan hari-harinya penuh dengan kesedihan untuk istrinya. jaga suaminya semoga cepat sembuh.

Tidak perlu saling menyukai dan tinggal di rumah romantis sebelum menikah, dan kemudian menoleransi kesewenang-wenangan sepihak (suami). Untuk melakukan ini, satukan istri, jika memungkinkan, ajak dia untuk menikmati hobi suami, selesaikan situasi yang tidak disukai istri atau mengganggu istri, jika suami melanjutkan hobinya. Kalau tidak bisa, lakukan hobi, turunkan nadanya dan beritahu istri, apakah suami masih butuh restu istri?….. ya tergantung satu sama lain, yang penting jangan merasa. setiap orang. dipermalukan dan dikalahkan.

JANGAN PILIH MUDAH

lihat hobi lainnya

Tulis komen

Published by
Admin
Tags: hobi

Recent Posts

Paham 11 Fungsi & Aspek iIlmu Estetika Terbaik

Paham 11 Fungsi & Aspek iIlmu Estetika Terbaik

Kembali bersama Willoughers, Apakah pembaca Willough familiar dengan ilmu estetika. Kosakata Estetika kembali populer dengan… Read More

3 months ago

Hari Kesehatan Nasional Ke58 : Momentum Ingatkan Masyarakat Akan Kesehatan Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan

Jakarta, 8 November 2022 Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal 12 November. Kali ini,… Read More

3 months ago

3 Makanan Sehat Untuk Jaga Kesehatan Wanita Di Atas 40 Tahun Lifestyle

3 NUTRISI SEHAT UNTUK WANITA DI ATAS 40 GAYA HIDUP SEHAT - Tujuan utama dari… Read More

3 months ago

Pentingnya Literasi Digital Hadapi Kecanggihan Teknologi ANTARA Kalimantan Barat

Jakarta (Antara). Santi Indra Astuthi, Guru Besar Jurusan Komunikasi Universitas Islam Bangang, menekankan pentingnya literasi… Read More

3 months ago

Awal Mula Koalisi Pengusung Anies Hendak Deklarasi 10 November Hingga Batal Detik

Jakarta - NasDem seharusnya mengumumkan aliansi dengan Partai Demokrat (PD) dan PKS besok, 10 November.… Read More

3 months ago

5 Tips Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak CNN Indonesia

Jakarta, CNN, Indonesia. Game online atau game yang menggunakan internet membuat ketagihan tidak hanya untuk… Read More

3 months ago