Categories: berita

Eropa Darurat Energi, Jerman “Makan” Batu Bara Lagi! CNBC Indonesia

Published by
Admin
Share

Jakarta, CNBC Indonesia – Jerman berencana meluncurkan pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU). Ini karena memburuknya pasar gas karena pembatasan pasokan gas Rusia.

Ekonom Robert Habib memperingatkan bahwa situasinya akan "sangat dingin di musim dingin". Jika Negara tidak mengambil tindakan pencegahan di masa lalu.

Akibatnya, negara itu akan diimbangi oleh penurunan pasokan gas Rusia dari peningkatan pembakaran batu bara. Jerman sebelumnya telah berjanji untuk "menyingkirkan" lebih banyak fosil berkarbon.

"Situasinya pahit, tetapi dalam hal ini penting untuk mengurangi konsumsi gas. Kami harus melakukan segalanya untuk menyimpan gas sebanyak mungkin di musim panas dan musim gugur," kata Habek. 2022)

"Tangki bensin perlu diisi di musim dingin. Ini prioritas utama," katanya.

Kapasitas fasilitas penyimpanan Jerman saat ini sekitar 56%. Tapi Gazprom, pemasok gas Rusia yang biasanya memasok gas melalui pipa North Stream 1 Jerman, memotong pasokan, menyebutnya sebagai "masalah teknis".

"Ketegangan dan kenaikan harga adalah akibat langsung dari invasi Putin ke Ukraina. Tidak ada yang salah dengan itu. Di satu sisi."

"Jumlah yang hilang masih bisa ditebus dan tangki penampung gas masih penuh meski harganya mahal. Keamanan pasokan sekarang terjamin, tapi situasinya serius," katanya.

Selain Italia, Jerman merupakan salah satu negara yang paling bergantung pada gas Rusia di Eropa. Gazprom sebelumnya memutuskan pasokan gas ke Panzer, dengan alasan "penundaan pengembalian peralatan Jerman ke Siemens Energy."

Tidak diketahui saat ini apa yang akan dia lakukan setelah meninggalkan kantor.

Habek sendiri mengatakan rencana itu bermotif politik untuk mengacaukan kawasan dan menaikkan harga bensin.

Selain Jerman, Italia, Austria dan Slovakia juga dilaporkan telah memutus pasokan ke Rusia. Tidak diketahui saat ini apa yang akan dia lakukan setelah meninggalkan kantor.

CEO Gazprom Alexis Miller mengatakan Rusia akan bermain dengan aturannya sendiri. Menurutnya, "Produk Rusia menggunakan standar negara itu."

"Produk kami, hukum kami. Kami tidak mengikuti aturan yang tidak kami buat," kata Miller dalam diskusi panel di St. World Economic Forum. Petersburg, II.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kementerian ESDM Ridwan Jamaluddin mengatakan Jerman telah meminta Indonesia untuk memasok 150 juta ton batu bara. Mereka juga berharap dapat memenuhi permintaan batu bara Jerman.

[Video Setoran Udang CNBC]

Topik berikutnya

Gazprom Tinggalkan Jerman, Apakah Krisis Listrik Mendekati Eropa? (Kamu pergi)

Published by
Admin
Tags: berita

Recent Posts

Kapan Anime Chainsaw Man Episode 1 Tayang? Berikut Sinopsis Dan Jadwal Lengkapnya Kontan

Kapan episode pertama anime Chainsaw Man keluar? Berikut rangkuman dan jadwal lengkapnya, kapan anime Kontan… Read More

7 hours ago

Anime NieR Automata Tayang Pada Januari 2023 Merah Putih

ACARA Aniplex Online Fest akhir September 2022 - Babak baru dalam serial anime NieR Automata.… Read More

15 hours ago

Momen Usung Anies Capres Dikaitkan Duka Kanjuruhan, Ini Kata NasDem Detik

Jakarta - Dua hari setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, berbagai pihak menyoroti pernyataan capres… Read More

1 day ago

5 Tempat Paling Angker Di Amerika, Hobi Berburu Hantu Silakan Datang! Okezone

Horor , kata yang mungkin muncul di benak, misterius dan mengganggu. Mungkin Anda pernah mendengar… Read More

2 days ago

Anime “NARUTO” Rayakan Ulang Tahun Ke20 Lewat Video Spesial ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Tanggal 3 Oktober akan menandai 20 tahun sejak dimulainya episode pertama serial… Read More

2 days ago

3 Hobi Ini Bisa Buat Anda Miskin, Mulai Jauhi Dari Sekarang! CNBC Indonesia

JAKARTA, CNBC Indonesia - Ada beberapa hal yang Anda lakukan setiap hari tanpa disadari yang… Read More

2 days ago